PERHATIKAN KUALITAS AIR UNTUK MENYIRAM TANAMAN HIAS

Pilihlah kegiatan positif untuk menghabiskan waktu di rumah. Dekorasi rumah banyak dilakukan oleh banyak orang karena menciptakan hasil yang membuat perasaan semakin membaik. Salah satu dekorasi yang bisa hadir dalam rumah adalah tanaman hias. Semangat menanam dan merawat tanaman hias pun kini sedang marak. Bukan hanya untuk dekorasi, memilih tanaman sebagai dekorasi juga menumbuhkan perasaan tanggung jawab untuk membuat makhluk hidup ini sehat. Salah satu hal penting dalam perawatan yakni saat penyiraman tanaman. Penyiraman tanaman pun membutuhkan waktu dan takaran yang sesuai kebutuhan masing-masing jenis tanaman. Air merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Kualitas air juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Kesehatan tanaman salah satunya karena factor kualitas air. Adapun beberapa factor yang memengaruhi kualitas air untuk menyiram tanaman. Berikut penjelasannya:

Jumlah mineral di suatu air sangat dibutuhkan untuk tanaman. Maka dari itu, kurangi bahkan hindari penggunaan air yang telah terfilter karena bisa jadi mineral berkuranga bahkan sudah habis.

Selain itu, tingkat Ph yang sudah bisa di cek pun menjadi hal yang penting. Air bersih biasanya memiliki tingkat Ph normal atau setara 7. Normalnya Ph ini biasanya berada pada posisi angka 6.5 – 8.5. Jika air terlalu asam atau basa maka akan mengganggu perkembangan tanaman.

Sama halnya seperti mahluk hidup lainnyua, air yang digunakan tidak boleh terkontaminasi dengan zat berbahaya lainnya. Air yang telah terkontaminasi zat berbahaya ini sama saja memberi racun pada tanaman. Apalagi jika tanaman yang menggunakan air dengan zat berbahaya di konsumsi oleh manusia, tentu zat tersebut bisa menyebar ke tubuh manusia. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam memilih air untuk menyiram tanaman bahkan untuk tubuh sendiri.

Terakhir, suhu yang baik untuk menyiram tanaman yakni setara dengan room temperature atau suhu ruangan. Suhu ini disebut cukup karena tidak dingin dan tidak panas sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

BERAGAM JENIS TANAMAN UNTUK VERTICAL GARDEN

Tidak sembarang tanaman bisa digunakan pada vertical garden. Konsep taman yang berbentuk vertikal ini membuat jenis tanaman yang akan tumbuh besar dan tinggi tidak dapat diterapkan pada konsep ini. Maka dari itu, kira-kira apa saja jenis tanaman yang biasanya dipilih untuk vertical garden ?

Sebelum menyebutkan beberapa jenis tanamannya, admin akan mengingatkan bahwa penghijauan itu sangat penting bagi kehidupan dan bumi. Vertical garden menjadi jawaban setiap masalah kekurangan lahan untuk taman, Vertical garden juga memberikan manfaat lain seperti, menyejukan udara, dapat memfilter udara kotor, memproduksi oksigen dan tentunya memberi nilai estetika untuk suatu ruangan atau bangunan.

Inilah beragam jenis tanamannya:

Lili Paris, memiliki bentuk daun kecil namun panjang, dapat tumbuh baik di kondisi teduh atau dalam ruangan sehingga ini bisa jadi pilihan kalian untuk membangun vertical garden tanpa sinar matahari sepenuhnya.

Tanduk rusa, bentuknya yg unik biasanya ditemukan menempel pada batang pohon, namun ternyata tanaman ini bisa di tanam pada media tanam yang tepat bahkan sangat cocok dijadikan tanaman vertical garden.

Pakis, tanaman paku-pakuan ini terkenal dengan pertumbuhannya yang cepat, dan membuat penampakan tanaman terlihat rimbun sehingga sangat cocok sebagai tanaman vertical garden.

Kuping gajah, Bentuk daun yang unik yakni hati dengan garis daun berwarna putih biasanya dijadikan tanaman vertical garden karena daunnya yang cukup lebar untuk menutupi dinding.

Begonia, tanaman ini dikenal memiliki corak yang unik, sehingga jika ditempatkan pada vertical garden yang cukup tinggi, begonia akan menarik perhatian banyak orang.