PENYAKIT AGLONEMA YANG HARUS DIKETAHUI

Aglonema merupakan tanaman hias yang dulu tidak kalah hits seperti janda bolong. Aglonema memiliki banyak jenis, bentuk hingga corak yang berbeda. Beberapa hama atau pengganggu tanaman aglonema rata-rata akan menyebabkan penyakit. Hama merupakan hewan pengganggu yang tidak terlihat secara langsung atau berbentuk sangat kecil. Hal ini membuat para pecinta aglonema harus mengetahui panyakit apa saja yang akan terjadi dan penyembuhannya. Berikut penjelasannya:

Kutu putih.

Hama ini paling sering menyerang aglonema pada bagian batang atau daun bagian bawah sehingga tidak terlalu terlihat jika tidak melakukan perawatan secara detail. Kutu ini biasanya menyerang aglonema terutama di dataran rendah. Untuk itu, perhatikan baik-baik keadaan Aglonema, jika sudah terserang sebaiknya mengambil kapas dan celupkan pada obat insektisida cair. Setelah bersih oleh kapas, semprotkan kembali tanaman secara perlahan.

Ulat.

Ulat sudah sering menjadi lawan utama para pecinta tanaman. Biasanya jika jumlah masih sedikit, kalian bisa mengambil ulat secara manual dan buang jauh dari taman kalian. Namun, jika jumlah ulat sangat banyak, penggunaan cairan insektisida sangat diperlukan. Lkaukan penyiraman larutan ini selama 2 minggu sekali. Jenis insektisida yang digunakan yakni Decis 25 EC 0,5-1 ml.I, Atabron 1 ml/l, buldok 25 EC dosis 0.5-2 ml/I.

Begitupula jika hama belalang mengganggu tamanam. Ambil/tangkap belalang satu persatu. Biasanya Anda bisa menangkap dengan mudah di pagi hari saat sayap belalang lembab karena embun. Jika susah, bisa gunakan larutan confidor 200 SL dosis 1 ml/I dan decis 2,5 EC dosis 0,75-1 ml/I. Lakukan dua minggu sekali.

Terakhir, akar yang busuk biasa ditandai dengan daun yang busuk. Segeralah mengganti media baru dan potong bagian akar yang warnanya sangat gelap/busuk. Oleskan segera fungisida pada akar setelah di potong.