PERAWATAN TANAMAN SIRIH GADING

Daun sirih gading yang berbentuk unik membuat jenis tanaman hias yang satu ini menjadi popularitas di kalangan pecinta tanaman. Sirih gading juga memiliki warna yang cantik perpaduan antara hijau dan kuning keemasan. Sirih gading merupakan jenis tanaman hias yang kuat dan mudah perawatannya. Adapun beberapa tips merawatan sirih gading :

Saat penanaman, sirih gading hanya memerlukan tanah gembur serta pupuk kandang sebagai media tanam. Selain itu, sirih gading bisa tumbuh di media tanam air juga. Tanaman ini biasanya kami jadikan tanaman vertical garden. Sangat cocok untuk kalian yang memiliki lahan terbatas dan membutuhkan tanaman menjuntai.

Adapun fakta menarik lainnya bahwa tanaman sirih gading mampu membantu menyingkirkan racun di setiap lingkungannya. Gas beracun dan berbahaya bagi tubuh akan di serap oleh sirih gading sehingga hanya ada oksigen bersih yang siap di hirup oleh orang-orang di sekitarnya.

Batangnya yang kecil dan langsung membuat tanaman ini tidak begitu berat untuk menggunakan pot gantung. Kalian bisa menggantung di balkon atau teras rumah untuk membuat bangunan menjadi lebih cantic dan adem. Tidak ada salahnya untuk jadikan sirih gading sebagai indoor plant. Tanaman ini juga bisa beradaptasi dengan kondisi dalam ruangan. Namun, tetap memerlukan sinar matahari minimal seminggu 2 kali.

Inilah cara merawat  sirih gading sebagai tanaman menggantung:

Lakukan pemupukan dengan rutin untuk menjaga kesuburan tanaman. Gunakan pupuk alami atau dari kotoran hewan. Pilihan lainnya bisa menggunakan pupuk NPK dengan menaburkannya setiap sebulan satu kali. Lakukan penaburan setiap tanaman dengan perkiraan 30 butir pupuk . Kemudian, lakukan penyiraman di pagi hari di setiap harinya. Pastikan penyiraman dilakukan maksimal hingga media tanamnya. Jangan lakukan penyiraman di sore hari, ini akan membuat media tanam menjadi lembab dan merusak tanaman. Terakhir, sinar matahari adalah kunci utama tanaman ini agar tumbuh sehat. Berikan sinar matahari langsung di setiap pagi selama satu jam. Cukup lakukan seminggu minimal 2 kali.