AIR PLANT, TANAMAN UNIK TANPA MEDIA TANAM

Tanaman menarik yang satu ini menjadi popular dan sebagai tanaman terfavorit di kalangan masyarakat perkotaan. Mulai dari penanaman hingga perawatannya pun sangat mudah sehingga tidak membutuhkan banyak waktu.Nama Air plant diambil sama persis dengan kebutuhan yang mereka butuhkan. Udara menjadi kebutuhan utama tanaman ini, makanan dan air nya akan mereka serap mellaui trichrome pada daun. Di samping itu, akar hanya sebagai pegangan tanaman dengan tanaman yang lainnya. Inilah mengapa tanaman ini snagat menarik, bisa hidup tanpa media tanam.

Tanaman ini tidak memerlkukan banyak space untuk menaruh mereka. Ukurannya yang kecil bisa membuat banyak tempat pilihan menaruh tanaman. Ukurannya hanya sekitar 5-20 cm dengan bentuk tanaman yang menarik-menarik mulai dari rumput menjuntai, pita bahkan bross. Sehingga tanaman ini dapat di taruh di luar maupun di dalam ruangan sebagai dekorasi.

Air plant dapat berkembang biak atau beranak dengan cara bertunas. Dalam setiap induknya, tanaman ini memiliki jumlah tunas berbeda-beda mulai dari 2 sampai dengan 10 anakan. Jika merawatnya dengan benar maka Anda bisa mendapatkan 10 anakan. Caranya cukup mudah dalam merawatnya. Pertama, lakukan penyiraman hanya dengan di semprot air setiap 2 hari sekali, jangan lakukan penyiraman secara langsung, lakukan penyiraman secara perlahan. Sama halnya seperti akar, jika daun terlalu banyak air maka tanaman akan cepat busuk dan terkena kotoran.

Terakhir, kalian tidak perlu membuang biaya untuk membeli pot. Tanaman ini bisa hidup hanya dnegan digantung atau di temple pada dinding menggunakan kayu dan kawat. Penggunaan kayu ini untuk meminimalisir dan mencegah kerusakan pada dinding. Mudah bukan ? Yuk coba rawat Air Plant di rumah kalian.

KEINDAHAN HOYA SEBAGAI TANAMAN HIAS

Menambahkan beragam jenis tanaman hias merupakan salah satu kunci membuat rumah menjadi lebih berwarna dan nyaman. Jika lahan sudah tidak ada, kalian bisa memanfaatkan tanaman hias gantung untuk mempercantik rumah kalian. Hoya merupakan tanaman tropis yang memiliki bentuk unik, ia berasal dari Asia Tenggara dan sekitarnya. Tanaman ini tumbuh melilit dan tingginya bisa mencapai 3 meter. Tanaman hoya memiliki sekitar 200-300 spesies dan warna yang beraneka macam.

Bentuk bunya biasanya dijuluki sebagai bunga porselen atau tanaman lilin karena tidak terlihat seperti tanaman sungguhan. Bentuk bunganya beragam mulai dari pola bintang hingga semi glossy. Satu kuntum bunganya berukuran 1,5 cm den tumbuh bersamaan membentuk kelompok biasanya hingga berjumlah 30 kuntum. Harum wanginya sudah dikenal semerbak oleh para kolektor tanamn hias. Biasanya jenis hoya anggrek sering dijadikan tanaman hias ruangan sekalihus menjadi pengharum ruangan.

Cara menanam bunga hoya biasanya dilakukan dengan cara cangkok dan stek. Sama dengan tanaman lainnya, lakukan pembersihan kulit batang luar lalu tutupi dengan tanah dan bungkus dengan plastic bening, selanjutnya ikat erat dan biarkan selama tiga minggu. Saat anakan baru muncul lakukan perawatan mulai dari penyiraman disaat kondisi tanah benar-benar kering. Jangan lupa gunakan drainase yang baik dan asupan sinar matahari tidak langsung yang cukup yakni 14 jam dalam sehari.

Disaat bunganya terlihat akan mekar kembali, jangan mudah memindahkan pot tanaman karena intensitas cahaya yang didapatkan selama ini memengaruhi perkembangan bunga dan hindari memotong batang bunga karena tanaman ini akan mengeluarkan bunga dengan batang yang sama. Adapun beberapa macam tanaman hias hoya antara lain :

Hoya verticillata, Hoya cinnamomifolia purple, Hoya cumingiana, Hoya parasitica pink, dan Hoya lacunose.