SIMAK TIPS BERIKUT, MERAWAT TANAMAN HIAS ZEBRA

Apa itu tanaman hias zebra?  Nama ini hanya sebagai julukan bagi tanaman hias yang memiliki corak putih dan bergaris-garis layaknya zebra. Tanaman yang memiliki corak ini antara lain keladi Caladium xanthosoma, Calathea dan Aphelendra squarrosa. Tanaman hias zebra biasanya memiliki warna daun yang gelap dan tingginya bisa tumbuh hingga 60 cm.

Berikut cara merawat tanaman hias zebra:

Pastikan tanaman hias ini tidak terkena sinar matahari langsung. Jika terkena sinar matahari terlalu lama, tanaman ini bisa dengan mudah menjadi hangus. Sebaiknya perhatikan tanaman hias zebra ini mendapatkan sinar matahari tidak langsung dengan baik. Misalkan menaruhnya di teras atau di dalam rumah dekat jendela, sehingga kebutuhan sinar matahari langsung bisa di dapat dengan baik untuk membuat tanaman menjadi mekar.

Penyiraman tanaman hias ini juga harus rutin untuk memastikan bahwa tanah masih lembap. Tanaman hias zebra kebanyakan menyukai tanah yang lembap. Biarkan airnya benar-benar menembus tanah hingga keluar dari lubang drainase dan ulangi proses enyiraman ini ketika tanah sudah mengering. Tetap hindari air yang mengendap di tanah karena dengan mudah dapat membuat daun membusuk.

Suhu juga perlu diperhatikan dalam merawat tanaman ini. Sebaiknya tanaman hias zebra berada di suhu di atas 15 derajat celcius. Minimal di 12 derajat celcius, jika di bawah angka tersebut tanaman akan mudah mati. Begitupun kelembapan ruangan pada 70 persen.

Terakhir, jangan lupa beri pupuk satu hingga dua minggu sekali. Gunakan pupuk khusus untuk dedaunan dan bunga agar corak terlihat lebih cantik.

TIPS TANAMAN CEPAT BERBUNGA

Memiliki koleksi tanaman hias berbunga biasanya bertujuan juga untuk mempercantik ruangan dengan aksen-aksen bunga dan warnanya yag indah. Tanaman hias bunga sebagai dekorasi rumah juga harus disesuaikan dengan perawatan yang lebih dibandingkan tanaman hias tak berbunga. Perawatan akan lebih sering dibandingkan tanaman hias biasa. Namu, hasil bunga yang indah tidak akan mengecewakan, ruangan rumah Anda sekejap menjadi cantic hanya karena tanaman hias bunga tersebut.

Media tanam untuk tanaman hias bunga ini secara umum cukup mengandung unsur hara, aerasi baik, porous, tidak menjadi sarang hama dan penyakit, tidak terlalu padat namun mampu menahan pertumbuhan akar. Selanjutnya dalam hal penyiraman, setiap jenis tanaman hias memerlukan kebutuhan air yang berbeda-beda. Dalam hal ini, perbanyaklah mencari info tentang kebutuhan air tanaman hias bunga Anda. Saat penyiraman dilakukan untuk tanaman di dalam pot, biasnaya akan disiram lebih sering namun dengan jumlah air yang sedikit. Pastikan sebelum menyiram lakukan pengecekan tingkat kelembapan media tanam dengan memasukan jari pada media tanam, jika kering itu artinya sudah waktunya dilakukan penyiraman.

Selanjutnya, berikan pupuk yang mengandung nitrogen, fosfat dan kalium secara seimbang dan rutin untuk merangsang keluarnya bunga. Tentunya pastikan penyerapannya harus baik dengan mengendalikan gulma maupun hama agar tidak terjangkit penyakit pada tanaman. Jika sudah terkena gulma/hama, bisa juga berikan pengendalian secara kimiawi menggunakan peptisida yang tepat sesuai gejala tanaman

Kemudian, yang terakhir adalah pemangkasan. Hal ini dilakukan untuk membentuk tajuk dan pembungaan, lakukan pemangkasan secara teratur dengan memangkas cabang yang bertumpuk, berimpit maupun menyilang. Untuk focus pembungaan biasanya dilakukan pemangkasan pada akar tanaman seperti akar yang sudha tua atau berwarna cokelat untuk merangsang pertumbuhan akar baru.