TANAMAN APA SAJA YANG TIDAK ASING BERADA DI TAMAN ?

Bangunan dengan taman akan menarik perhatian dan daya tarik bangunan itu sendiri. Banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya taman. Selain menambah betah penghuni, lingkungan juga akan lebih sehat dan bersih. Itulah beberapa alasan taman dapat memberikan kenyamanan dan kesehatan bagi bangunan dan penghuninya.

Dalam membangun taman biasanya memilih beberapa jenis taman atau tanaman yang akan digunakan untuk mempercantik bangunan, namun setelah berjalannya waktu ada beberapa pilihan tanaman yang pasti dan selalu ada di taman, kira-kira apa saja ? Berikut pilihannya.

Bugenvil

Tanaman bunga bergerombol dengan banyak warna. Tanaman yang tahan akan sinar matahari ini sangat mudah dirawat dan sudah popular sejak dahulu. Keindahan warna yang cerah memberi variasi jika ditanam bersamaan tanaman daun hijau lainnya.

Lantana

Tanaman ini memiliki bunga berwarna kuning, oranye kemerahan. Panjang daunnya hanya 2-5 cm dan pinggiran bergerigi namun tidak tajam. Daunnya lebat dengan bunga yang penuh.

Palem putri

Tanaman tropis yang sangat kuat akan sinar matahari memiliki daun hijau gelap dan melengkung dengan cantik. Tinggi tanaman mencapai 7 meter dan biasa dijadikan tanaman peneduh.

Palem botol

Tanaman palem dengan bentuk yang sangat artistik. Batangnya membesar menyerupai botol dan semakin tinggi batang semakin kecil.

Beringin Putih

Daun tanaman ini berwarna putih hingga kekuningan dan sangat cantik. Daunnya berbentuk kecil sangat cocok ditaruh rapi sebagai pengarah jalan atau pojok taman.

BEBAS GENANGAN AIR DI TAMAN DENGAN MENGGUNAKAN STARCELL

Taman atap atau biasa dikenal roof garden, kini sedang marak diperbincangkan. Hal ini dikarenakan banyak bangunan gedung yang mengharuskan pengadaan pernghijauan dengan memaksimalkan area yang ada. Taman atap merupakan salah satu solusi terbaik untuk area terbatas. Sehingga, pengadaan penghijauan pun dapat di bangun. Memikirkan taman di atas atap saja sudah banyak kekhawatiran yang akan terjadi, salah satunya genangan air atau banjir yang dapat merusak struktur atap dan membuat atap gedung menjadi buruk atau bahkan bocor.

Berdasarkan kekhawatiran di atas, munculah ide teknologi struktur roof garden yang menggunakan batu kali dan sapu ijuk. Peran batu kali membantu air mengalir dengan baik ke bawah tanah dan sapu ijuk sebagai filterisasi agar menyaring tanah tidak ikut turun ke batu kali yang membuat irigasi tersumbat. Kedua bahan ini dipasang setelah geomembrane waterproofing. Namun, semakin modern nya teknologi, kali ini batu kali dan sapu ijuk telah tergantikan dengan barang yang jauh lebih hemat dan efektif. Secara berat, batu kali memberikan beban terhadap atap cukup besar, sehingga cukup mengkhawatirkan juga, Pengganti batu kali ini pun muncul dengan model sederhana dan ringan, dikenal dengan nama Drainage Cell. Lalu, untuk pengganti sapu ijuk, kain geotextile non woven adalah jawabannya. Biasanya untuk landscape atau taman, cukup menggunakan ketebalan 150 gr saja. Dapat dipastikan pemasangan akan jauh lebih mudah dan tidak membuang waktu.

Bagaimana metode pemasangan struktruk roof garden versi modern ?

Sama seperti sebelumnya, berikut untuk detail lebih jelasnya.

Setelah area roo garden siap dibangun taman, biasanya area sudah dilapisi waterproofing. Setelah waterproofing aman, siapkan drainage cell dan kain geotextile non woven 150 gr. Pasang drainage cell di atas waterproofing, pemasangannya pun mudah seperti puzzle, Anda hanya perlu menyambungkan satu sisi ke sisi lain drainage cell. Setelah semuanya terpasang, kain geotextile siap digelar diatas drainage cell, jika masih khawatir akan miring, gunakan lem aibon dan rekatkan ke drainage cell. Mulai masukkan pasir dan media tanam dan terakhir tanaman untuk roof garden.

Mudah bukan? Apa salahnya menggunakan metode versi modern ini ke taman kalian, lebih hemat waktu, harga terjangkau dan tahan lama. Untuk drainage cell STARCELL sendiri sudah memiliki test lab sucofindo sehingga kualitas dan pemakaiannya akan terjamin baik untuk aman kalian.

TERNYATA ADA BEBERAPA SERANGGA YANG BAIK UNTUK TANAMAN

Hingga saat ini banyak masyarakat yang mengira semua serangga di taman merupakan hama atau menyebarkan penyakit pada tanaman untuk merusak taman. Namun, sebenarnya ada beberapa serangga yang sangat membantu proses pertumbuhan tanaman bahkan menjaga tanaman dari beragam penyakit dan hama. Berikut beberapa serangganya, antara lain :

Kupu-kupu

Serangga yang berpenampilan cantik ini seringkali hinggap dibeberapa tanaman bunga. Faktanya, kupu-kupu membantu proses penyerbukan biotik tanaman terutama jenis tanaman hias. Serangga ini juga merupakan salah satu peran sebagai rantai makanan.

Kepik

Hewan yang memiliki corak polkadot hitam, dikenal sangat unik dan lucu dengan penampilannya ternyata senang memangga hama kecil pada tanaman seperti kutu daun, tungau dan semut. Dengan bantuan inilah tanaman tetap terjaga dari hama dan penyakit.

Capung

Begitupun dengan capung, makanan utama serangga ini adalah hama. Tidak heran, capung biasa ditemukan di taman atau kumpulan tanaman. Selain itu, capung juga bekerja sebagai predator nyuamuk. Sehingga, lingkungan Anda tetap sehat dan terkendali.

Lebah Bunga

Lebah dikenal sebagai pollinator atau membantu proses penyerbukan dan menyebarkan benag sari bunga. Tanpa lebah bunga akan lebih sulit melakukan proses tersebut. Serangga ini snagat menyukai tanaman bunga matahari, lavender dan lemon.

Tawon

Serangga pemangsa yang menjaga ekosistem ini juga ternyata bisa menjaga atau sebagai pengendali hama tanaman di kebun. Tawon juga ikut serta dalam proses penyerbukan dengan sumber energy yang diserap dari nectar bunga.