PENTINGNYA TANAMAN DISPLAY PADA TAMAN

Sebelum memasuki penjelasan mengenai tanaman display, kalian perlu memahami apa itu tanaman focal point. Tanaman focal point merupakan tanaman yang menarik perhatian, biasanya diletakkan di area tertentu diantara desain tanaman lainnya. Biasanya tanaman focal point merupakan salah satu tanaman yang berbeda daripada tanaman lainnya, sehingga mengarahkan mata manusia kepada titik fokus tanaman tersebut. Dengan kata lain, tanaman focal point biasanya menjadi area spot terbaik untuk di pandang, dijadikan background photo ataupun sebagai dekorasi taman.

Dengan adanya tanaman focal point, biasanya tidak berdiri sendiri melainkan di temani dengan beberapa jenis tanaman display yakni tanaman penunjang focal point, yang membuat taman menjadi lebih cantic dan tidak terlihat kosong. Tanaman display juga biasanya memiliki bentuk yang menarik perhatian, apa perbedaannya dengan tanaman focal point? Tanaman display biasanya memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan tanaman focal point, hal ini membuat tanaman display bisa berada di segala sisi tanaman focal point dan tidak akan menutup keindahan tanaman focal point tersebut.

Adapun beberapa tanaman display yang biasa digunakan seperti bromeliad an agave. Kedua tanaman ini biasanya digabung menjadi tanaman display karena memiliki bentuk yang mirip, sehingga tidak membuat taman terlihat membosankan dan kaku.

Selain itu, jika anda memiliki tanaman display di dalam ruangan, tidak ada salahnya untuk menunjangnya dengan elemen-elemen dekorasi lainnya seperti rak kayu, pot vertical, pot minimalis, pot karakter bahkan pot-pot DIY yang banyak hadir dengan berbagai kreativitas sendiri. Itulah mengapa tanaman display sangat penting untuk melengkapi keindahan taman, tanpa tanaman display, taman tidak akan terlihat rimbun, cantic dan menarik. Apa pilihan tanaman display mu ?

TAHAPAN MEMBERSIHKAN BATU CORAL UNTUK TAMAN YANG BERSIH

Tidak hanya tanaman, taman seringkali dipadukan dengan elemen hardscape seperti bebabtuan. Batu coral merupakan salah satu elemen terbaik untuk mengubah taman Anda menjadi lebih indah. Ada beberapa alasan menggunakan bebatuan di dalam taman, antara lain, jika ada area yang tidak penuh terkema sinar matahari sebaiknya batu coral menjadi pilihan penutup lahan untuk emnggantikan rumput atau tanaman penutup lahan lainnya. Selain itu, batu coral juga biasa dimanfaatkan untuk membatasi area tanaman dan area jalan di sebuah taman.

Apakah batu coral membutuhkan perawatan? Jawabannya iya! Mengapa? Karena batu akan mudah licin dan terkena lumut jika seringkali terkenai air hujan. Batu juga dapat kotor terkena cipratan tanah. Ada beberapa hal penting untuk menjaga batu tetap bersih di taman Anda. Gunakan kain geotextile non woven di atas tanah sebelum menaburkan batu di ataman Anda, ini akan meminimalisir batu terlihat kotor karena cipratan tanah tidak akan langsung terkena bebatuan tersebut.

Jika sudah terlanjut membuat taman batu taman menggunakan alat pemisah atau kain geotextile non woven, Anda tetap perlu merawat batu untuk keindahan taman. Dengan cara berikut:

Siapkan ember, sikat halus, porselen pembersih dan sarung tangan plastic.

Gunakan sarung tangan terlbeih dahulu, masukkan batu kotor ke dalam ember yang berisi air penuh, campurkan pembersih porselen 2-3 tutup botol dan rendam batu selama kurang lebih satu jam. Jika masih ada noda membandel di batu tersebut, ambil sikat halu dan sikat perlahan batu satu persatu. Terakhir ganti air dan bilas hingga bersih.

Lakukan pengecekan kebersihan batu ini minimal 3 bulan sekali ya untuk memudahkan dalam membersihkan batu coral tersebut.

SULAP TAMAN MENJADI INDAH DENGAN BATU KERIKIL

Membuat taman tidak hanya sekedar membutuhkan tanaman atau elemen softscape. Elemen hardscape atau elemen keras dan mati yang dibentuk oleh manusia ataupun alami ini juga sangat dibutuhkan untuk membentuk keindahan taman. Apa saja sih contoh elemen hardscape ? Ada batu-batuan, petung, air mancur, gazebo, dan material lainnya. Kerikil merupakan salah satu elemen hardscape yang mudah ditemukan dengan harga terjangkau, bagaimana kombinasikan dengan elemen lainnya dalam landscape? Berikut artikelnya!

Memiliki semak yang tak beraturan pada taman? Manfaatkan batu kerikil sebagai pembatas tanaman semak. Taman menjadi lebih rapid dan bersih. Taman-taman yang sering di tata ulang biasanya menggunakan batu kerikil sebagai pembatas jadi tak perlu khawatir luasan taman softscape akan berubah.

Batu kerikil juga bisa difungsikan sebagai tansisi antara bangunan rumah/gedung dengan taman kerikil. Saat hujan, dinding bangunan akan terjaga dengan aman, tidak perlu khawatir dengan percikan air yang jatuh dari atap, batu kerikil akan bekerja dengan baik sebagai area resapan.

Selanjutnya, perkerasan di taman terutama dengan beton mudah kotor karena tidak adanya area resapan dengan baik. Untuk itu, penggunaan batu kerikil di setiap celah perkerasan bisa mnejadi solusi. Selain itu, bentuk dan desain taman menjadi lebih unik dan menarik perhatian.

Batu kerikil juga bisa digunakan sebagai groundcover terutama di area minim sinar matahari. Ia akan tetap menyerap air dengan baik ke dalam tanah. Batu kerikil juga memiliki banyak warna yang mudah dikombinasikan sehingga taman kering Anda tetap nyaman di lihat dan nuansa alami tetap ada.